Temples in Yogyakarta

Borobudur Temple – The Amazing Buddhist temple

Borobudur is the biggest Buddhist temple in the ninth century measuring 123 x 123 meters. It is located at Magelang, 90-km southeast of Semarang, or 42-km northwest of Yogyakarta. Borobudur temple is the one of the best-preserved ancient monument in Indonesia that are most frequently visited by over a million domestic as well as foreign visitors. It also had been acclaimed by the world as a cultural heritage main kind. The architectural style has no equal through out the world. It was completed centuries before Angkor Wat in Kamboja. Borobudur is one of the world’s most famous temples; it stands majestically on a hilltop overlooking lush green fields and distant hills. Borobudur is built of gray andesite stone. It rises to seven terraces, each smaller than the one below it. The top is the Great Stupa, standing 40 meters above the ground. The walls of the Borobudur are sculptured in bas-reliefs extending over a total length of six kilometers. It has been hailed as the largest and most complete ensemble of Buddhist relieves in the world, unsurpassed in artistic merit and each scene an individual masterpiece.

Borobudur temple built in the eighth century by the Cailendra dynasty, is believed to have been derived from the Sanskrit words “Vihara Buddha Uhr” the Buddhist Monastery on the hill. Borobudur is a terraced temple surmounted by stupas, or stone towers; the terraces resemble Indonesian burial foundations, indicating that Borobudur was regarded as the symbol of the final resting place of its founder, a Syailendra, who was united after his death with the Buddha. The Prambanan temple complex is also associated with a dead king. The inscription of 856 mentions a royal funeral ceremony and shows that the dead king had joined Shiva, just as the founder of the Borobudur monument had joined the Buddha. Divine attributes, however, had been ascribed to kings during their lifetimes. A Mahayana inscription of this period shows that a ruler was said to have the purifying powers of a bodhisattva, the status assumed by the ruler of Shrivijaya in the 7th century; a 9th-century Shaivite inscription from the Kedu Plain describes a ruler as being “a portion of Shiva.”

Visit Borobudur sunrise

Borobudur is situated about an hour outside of Yogyakarta. You can either stay in Yogyakarta and take a tour to the temple, or you can stay near Borobudur (which is what we did). If you want to see the sunrise, then it is recommended via Manohara and you have to gather at Manohara before 4.30am to join in on the sunrise tour. The best time is coming around 05.30 in the morning. The journey from downtown of Yogyakarta can be taken approximately 2 hours drive. So you better get up early in the morning. we are getting up around 4 AM, and leave at 4.15 AM.

Actually there is another way to enjoy Borobudur temple differently. Also If you are curious to see the Borobudur Temple which is seemed like floating in the thin mist. That means you definitely have to visit to this hill named Punthuk Setumbu.

Punthuk Setumbu Hill is one of the hill which is quite high with great panorama view in the region of Borobudur. It is located in the village of Karangrejo, Borobudur, Magelang, Central Java

Prambanan Temple – The Beautiful Hindu Temple

Wisata Candi Prambanan

wisata candi prambanan sleman
wisata Candi Prambanan Jogja

Queen Boko Temple

Situs ratu Boko Yogyakarta Candi ratu boko di jogja

Plaosan The Twin Temples

Wisata Candi Plaosan Candi Plaosan Jogja study Tour Candi Plaosan

Nglambor Beach for snorkeling

Nglambor Beach — in general the waves in the southern seas are like drugs with high intensity but endanger visitors who want to swim and most beaches in the southern seas provide a beautiful panorama, but in Nglambor beach in Gunung Kidul you can also enjoy snorkeling.
This is also what might make many people go to Bali or Papua for snorkeling or diving to the sea floor. Now you don’t need to go far outside Java to snorkel.

One of the beaches is Nglambor beach, it is in Purwodadi Village, Tepus District in Gunung Kidul, Yogyakarta. The location is still the same on the southern sea coast, but the difference is the presence of two giant coral reefs that guard the edge of this beach.

Even if you decide to walk you will not feel loss because the scenery presented to the beach location is very beautiful. Expanse of vast sea with clear water and some coral reefs.

Slither on the right and left side of the Nglambor beach you will find two cliffs of Karang that stand firmly guarding the Nglambor beach area. These two cliffs of the Reef are also the ones who drive the fierce South Coast waves.

Thanks to the two coral cliffs, namely “Watu Kalong” and “Watu Kuntul” the Nglambor beach area can be used as a snorkeling location. The two cliffs of the Reef drive the waves to protect the coral reefs on the Nglambor beach.

The slank of the existence of two of Exotis Pantai Nglambor’s coral reefs also presents a number of permanent residents in the form of fish from the types of Seargeant Major, Jambron, and several small fishes which turned out to be cultivated by the surrounding community.

Holding the tradition of “Ngalangi” the people around the beach nglambor forbid visitors and the surrounding community from taking and catching fish species and coral reefs around the Nglambor coast.

fish that become permanent residents of the Nglambor beach and also conservation for coral reefs that live on the Nglambor coast.

So don’t be surprised if you go there and still see the exoticism of the Nglambor beach that grows naturally and is well guarded by the surrounding community. You as a visitor must also be obliged to preserve the nature of the beach in Nglambor.

Destinasi Desa Wisata Krebet Jogja

Desa Wisata Krebet Jogja

Desa Wisata Krebet Yogyakarta  — Sudah tidak heran lagi jika kota Jogja memang istimewa. Pasalnya kota ini menawarkan destinasi berbagai wisata yang menarik baik itu destinasi sejarah, budaya, kerajinan bahkan alam. Kota ini sangat terkenal baik itu oleh wisatawan lokal maupun luar negeri.

Desa Wisata Krebet  Jogja
http://santapjogja.com/desa-wisata-krebet-mengintip-tradisi-batik-di-media-kayu-yang-tersohor-2/

Kota gudeg ini selalu dipadati pengunjung setiap tahunnya. Terlebih pemerintah kota Yogyakarta sering mengupdate desa-desanya menjadi desa wisata. Terdapat puluhan desa wisata yang di tawarkan oleh kota Jogja. Masing-masing mempunyai keunikannya tersendiri.

Kali ini kami akan menawarkan sebuah destinasi desa wisata yang menarik untuk Anda kunjungi. Desa wisata ini mempunyai keunikan dibanding desa lain. Desa ini merupakan pengrajin batik dari kayu. Batik kayu menjadi sumber penghasilan utama warga sekaligus icon Desa Wisata Krebet. Berikut ulasan mengenai Desa Wisata Krebet !

Mengenal Sejarah Desa Wisata Krebet

Berbicara mengenai Desa Wisata Krebet dulunya merupakan bentangan hutan yang berada diatas bukit Slarong dan belum memungkinkan untuk dijadikan tempat tinggal, lama-kelamaan dari masyarakat seberang timur dan barat mencoba membuka hutan tersebut untuk lahan pertanian.

Salah satu nenek moyang desa Krebet yang bernama Kasem, pada waktu itu mencoba membuka hutan diperbukitan Slarong. Beliau juga menggarap ladang di tempat tersebut. Untuk menyebut tempat yang ditinggalinya itu, Beliau menamakan Krebet yang diambil dari pohon Krebet yang tumbuh di hutan tersebut.

Pohon Krebet ini sampai sekarang masih ada dan terjaga, tepatnya diperempatan dekat dengan sanggar Punowakan dan di Sendang Tirto Waluyo Anda akan menemukan pohon Legendaris Desa Wisata Krebet ini.

Desa Krebet ini adalah sebuah daerah bertanah kapur yang tandus. Pada awalnya warga desa Krebet mengandalkan pertanian sebagai sumber mata pencaharian utama. Namun, karena kegiatan pertanian berlangsung musiman, maka warga setempat mengembangkan keahlian lain untuk membuat barang-barang kerajinan dari kayu yang dibatik.

Lokasi Desa Wisata Krebet

Desa wisata Krebet ini terletak di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Terletak di Bukit Selarong, terkenal sebagai tempat pertapaan Pangeran Diponegoro, Krebet berbatasan dengan Desa Guwosari, Triwidadi dan Bangunjiwo.

Pesona Batik Kayu Desa Wisata Krebet

Desa asri ini mempunyai keunikan tersendiri dibanding yang lain. Jika biasanya Anda mengenal batik yang digambar di atasa kain, maka batik yang dihasilkan oleh warga Dusun Krebet adalah di atas kayu. Suatu hal yang bisa membuat Anda penasaran dengan Krebet.

Warga Krebet yang kreatif berhasil memanfaatkan kayu sebagai media untuk membatik hingga mampu menghasilkan karya-karya cantik bernilai tinggi yang mempunyai nilai artistik dan banyak diminati oleh wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

Proses membatik dengan media kayu tentunya akan membutuhkan keterampilan tersendiri, sangat berbeda dengan membatik di atas kain. Polanya cukup sulit karena dibuat secara manual, tidak dicetak dan tentunya membatik dengan media kayu membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi.

Motif batik kayu yang ditawarkan Desa Wisata Krebet ini sangat beragam seperti motif parangbarong, kawung, parangrusak, garuda, sidorahayu, sidomukti, beserta motif lainnya. Berbagai motif yang ditawarkan ini sangat unik dan cantik, dan tentunya memiliki nilai estetika yang tinggi.

Bukan hanya kerajinan batik kayu saja yang ditawarkan. Desa Wisata Krebet juga menghasilkan produk kerajinan lain seperti,  topeng, wayang, almari, aksesoris rumah tangga, patung kayu, kotak perhiasan, dan hiasan batik kayu lainnya dengan kisaran harga mulai dari yang murah hingga jutaan.

Selain itu, kerajinan dari Desa Wisata Krebet ini juga menawarkan kerajinan mebel bambu dan kayu, tatah sungging, genteng kayu, dan beberapa kerajinan dalam skala kecil seperti pisau dapur, irus, bahkan tikar anyam.

Banyak karya kerajinan yang dihasilkan oleh Desa Wisata Krebet ini. Selain hal itu, di kampung wisata ini terdapat empat puluh sanggar untuk berlatih membatik kayu. Warga desa wisata ini sangat ramah sehingga Anda tidak perlu khawatir jika mengunjungi Desa Krebet.

Tradisi Upacara Merti Desa Wisata Krebet

Desa Wisata Krebet ternyata masih kental dengan adatnya yang unik. Warga Krebet sangat rutin menyelenggarakan sebuah upacara Merti Dusun Krebet. Upacara ini merupakan sebuah bentuk ungkapan syukur warga Krebet kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang melimpah.

Upacara ini berlangsung dengan pengarakan gunungan yang berisi bahan makanan pokok dan menyusuri jalan dusun Krebet oleh para warga yang membawa ubo rampe kenduri. Setelah gunungan diarak sampai pendapa, gunungan tersebut diserahkan kepada sesepuh untuk dido’akan, kemudian gunungan tersebut dibagikan kepada warga dengan cara rebutan.

Seni Budaya Desa Wisata Krebet

Study Tour Desa Wisata Krebet
https://humas-polsekpajangan.blogspot.co.id/2017/03/asisten-deputi-iv-kementrian.html

Desa Wisata Krebet ini sangat kaya akan budayanya. Ada beberapa acara seni dan budaya yang kerap ditampilkan di Desa Wisata Krebet, seperti Jathilan, Karawitan bahkan Sekat Ali Mocopot yang sangat terkenal di desa tersebut.

Jathilan merupakan kesenian yang menyatukan tarian dan kekuatan magis. Para penari biasanya akan kerasukan roh halus sehingga mampu bergerak mengikuti irama musik dan memakan benda-benda tajam seperti silet ataupun kaca tanpa mengalami rasa sakit.

Karawitan juga merupakan seni budaya yang terdapat di Desa Wisata Krebet ini. Seni musik bercita rasa tinggi yang terlengkap di dunia dan hanya terdapat di Indonesia. Di tempat ini, Anda bisa belajar karawitan langsung pada ahlinya.

Sedangkan Sekat Ali Mocopot adalah lagu tradisional Jawa yang lazim dimainkan pada Zaman Majapahit dan Kerajaan Demak. Kesenian ini berupa lagu-laguan yang dinyanyikan menurut kitab-kitab zaman Mataram Baru.

Study Tour Desa Wisata Krebet Jogja

Anda tertarik untuk mengunjungi Desa Wisata Grogol ini? Bagi Anda yang berasal dari luar daerah atau hanya ingin sekedar merasakan kehidupan di pedesaan dan belajar kerajinan batik kayu, jangan khawatir mengenai bagaimana persiapan penginapan dan lain-lain. Sekarang, di Desa Wisata ini telah disediakan homestay yang dapat dipesan pada pengelola wisata.

Selama berlibur di sini, Anda bisa tinggal atau menetap sementara untuk beberapa hari di Desa Wisata Krebet ini, terutama bagi Anda yang suka berpetualang tentu akan menemukan banyak hal baru tentang kehidupan lain di luar kehidupan kota.

Untuk mempermudah perjalanan dan kebutuhan Anda, ada baiknya jika Anda memanfaatkan para guide yang menyediakan paket study tour ke Desa Wisata Krebet ini. Nah, jika Anda memang berniat untuk memakai jasa guide, Anda bisa langsung menghubungi kami.

Tentunya kami menyediakan fasilitas  yang lengkap berupa alat transportasi, penginapan, makanan dan guide yang akan mendampingi dan menceritakan perjalanan Anda selama di Desa Wisata Krebet ini. Selain itu, Anda bisa mengajak rombongan Anda untuk berlibur kemari.

Anda hanya tinggal menghubungi kami dan memberikan informasi mengenai berapa jumlah rombongan juga apa yang perlu dipersiapkan, kami bersedia untuk melayani dan memberikan yang terbaik untuk Anda.

Itulah pesona Desa Wisata Krebet, Sudah Ada gambaran bukan? Tidak ada ruginya jika Anda mengunjungi Desa Wisata ini.

 

 

Pantai Sundak Pantai dengan Evolusi Nama Terbanyak

Study Tour Pantai Sundak

Pantai Sundak — Yogyakarta belakangan ini dikenal sebagai surganya wisata alam. Karena selain memiliki banyak sekali tempat wisata alam. Biaya yang dikeluarkan untuk berkunjung pun tidak terlalu mahal.

Pantai Sundak

Salah satunya adalah pantai dengan pasir putih yang menawan dan air lautnya yang bersih dan bening. Terletak di desa Sidoharjo Kecamatan Tepus Kabupaten Gunung Kidul Jogjakarta.

Pantai yang satu ini sempat mengalami beberapa kali perubahan nama berdasarkan pada tragedi ataupun sejarah yang terjadi di sana. Sebelum menyimak mengenai keindahan pantai ini marilah lebih dulu kita mengenal evolusi nama yang terjadi.
Nah ada hal unik yang kemudian menjadi dasar atas nama Pantai Sundak. Sebelum digelari nama Pantai Sundak pantai ini terlebih dahulu dikenal sebagai ke pantai Wedi Bedah.

Hal ini disebabkan karena saat musim hujan dataran di sebelah timur akan membelah menjadi seperti sungai yang mengalirkan air dari dalam gua karang menuju ke laut. Sementara saat musim kemarau dataran yang membelah tadi menghilang.

Setelah mengetahui evolusi nama Pantai Sundak saatnya kita berkenalan dengan keindahan alam yang disajikan Pantai Sundak. Setelah menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari pusat Kota Jogjakarta kini saatnya Anda bersantai di tepi Pantai Sundak.

Memiliki paparan ombak yang cukup besar, pantai Sunda tidak memberikan pilihan untuk Anda berenang ketika berkunjung ke Pantai Sundak. Anda mungkin bisa bermain air di tepi pantai yang tidak terlalu berbahaya.

Anda juga bisa berkunjung ke gua karang di sebelah timur yang yang turut menjadi salah satu bukti evolusi nama Pantai Sundak. Di dalam gua Anda akan menemukan sumur mata air tawar yang digunakan warga sebagai sumber air tawar.

Tenang saja Anda tidak perlu takut saat berkunjung ke gua karang karena gua karang memiliki tinggi sekitar 12 meter. Singa kecil kemungkinan jika Anda akan terjebak di dalamnya karena tubuh Anda yang terlalu tinggi.

Sempat di singgung di awal juga bahwa Pantai Sundak memiliki pasir putih yang menawan dan air laut yang bening dan bersih. Cocok sekali untuk Anda yang berkunjung ke sini untuk menenangkan pikiran atau refreshing.

Nah Jika Anda sudah memutuskan untuk berkunci ke Pantai Sundak jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan pantai dan menjaga kelestarian alam yang ada di sekitarnya. Jangan membuang sampah sembarangan maupun merusak fasilitas yang ada.

Pohon Jomblo di Pantai Pok Tunggal

Pantai Pok Tunggal

Pantai Pok Tunggal  — Satu lagi pantai berpasir putih yang terletak di Kabupaten Gunung Kidul. Yaitu Pantai Pok Tunggal yang terletak di antara Pantai Indrayanti dan juga Pantai Siung. Tepatnya terletak di desa Tepus Kecamatan Tepus Kabupaten Gunung Kidul.

Pantai Pok Tunggal

Pantai poktunggal berjarak 70 km dari pusat Kota Yogyakarta. Untuk mencapai kawasan Pantai Pok Tunggal Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil motor atau menyewa minibus.

Umumnya jalan menuju wisata Pantai Pok Tunggal sudah berupa jalan beraspal sehingga mudah dijangkau oleh pengunjung. Sayang ya sekitar satu setengah kilo meter sebelum kawasan pantai, jalanannya masih berbatu.

Nama Pok Tunggal sendiri diambil dari keberadaan pohon durasi yang berdiri kokoh seorang diri di tepi pantai. Pohon yang batangnya condong miring menjadi salah satu area favorit untuk berswafoto saat berkunjung ke Pantai Pok Tunggal.

Keunikan Pantai Pok Tunggal

Meskipun tak jauh berbeda dengan deretan pantai yang terletak di Kabupaten Gunung Kidul. Pantai Pok Tunggal memiliki beberapa keunikan yang patut Anda perhitungkan untuk berkunjung ke Pantai Pok Tunggal.

Pertama, adanya perbukitan Karst di tepi pantai, ada juga tebing tebing Karang yang berdiri kokoh di bagian timur dan barat pantai. Tebing Karang ini sering dijadikan sport untuk menikmati Sunset maupun sunrise di Pantai Pok Tunggal.

Jika berkunjung ke pantai lain Anda mungkin akan was-was atau takut untuk berenang. Maka ketakutan tersebut tidak berlaku di Pantai Pok Tunggal karena pasirnya yang lAndai menjadikan Pantai Pok Tunggal tempat yang aman untuk berenang.

Keunikan yang paling utama dari Pantai Pok Tunggal adalah adanya beberapa primata liar yang bersembunyi dibalik tebing di sebelah timur. Primata primata tersebut termasuk primata langka yang jarang hadir di daerah lainnya.

Selain itu hampir sama dengan Pantai Baron, Pantai Pok Tunggal juga memiliki mata air tawar yang berasal dari aliran sungai di bawah tanah. Sumber mata air tawar ini juga menjadi sumber air utama warga sekitar Pantai Pok Tunggal.
Study Tour Pantai Pok Tunggal

Pantai Pok Tunggal bukanlah pilihan yang buruk untuk Anda berkunjung bersama keluarga maupun rombongan besar seperti kawan-kawan komunitas maupun peserta didik Anda di sekolah.

Kenapa Pantai Pok Tunggal cocok untuk dijadikan tempat study tour bagi peserta didik ingin berlibur ke pantai?  Salah satu Alasannya karena Pasir Pantai Pok Tunggal yang lAndai sehingga membuat aman untuk berenang.

Jadi jika Anda berkunjung ke sini bersama dengan peserta didik maupun rombongan Anda Anda tidak perlu khawatir mengawasi kegiatan mereka di tepi pantai karena aman untuk melakukan aktivitas berenang.

Terutama jika Anda datang bersama rombongan dengan usia anak-anak yang kebanyakan masih suka bermain air. Sehingga wisata ke pantai merupakan salah satu destinasi favorit mereka saat liburan.

Desa Wisata Kembang Arum

Desa Wisata Kembang Arum Jogja

Desa Wisata Kembang Arum — Kerinduan terhadap suasana pedesaan yang asri, teduh dan santai memang kerap menyerang warga kota. Terlebih bagi mereka yang sangat sibuk dengan kesehariannya. Jalanan yang macet dan berpolusi seringkali membuat pusing dan bosan. Hal ini sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh dan tingkat stress Anda akan meningkat.

Desa Wisata Kembang Arum
http://kotajogja.com/4150/desa-wisata-kembang-arum/

Solusi yang akan kami tawarkan kepada Anda mengenai masalah ini adalah pergi berlibur. Tidak ada salahnya jika Anda sesekali memanjakan tubuh dan pikiran. Sebaiknya, Anda pilih tempat yang asri dan nyaman, jauh dari suasana kepenatan kota.

Keberadaan Desa Wisata Kembang Arum mungkin dapat menjadi alternatif wisata bagi Anda yang ingin melepaskan kepenatan kota. Terlebih karena letaknya yang dapat di jangkau dengan mudah dan jaraknya dari kota hanya membutuhkan waktu sekitar ± 45menit dari kota Yogyakarta.

Desa Wisata yang biasa disingkat menjadi ‘dewi kembar’ ini terletak di daerah Turi, Sleman, Yogyakarta. Pemandangan Desa Wisata Kembang Arum yang bersih dan tertata rapi ini akan membuat Anda kembali bersemangat setelah bekerja seharian.

Asal Mula Desa Wisata Kembang Arum

Desa Wisata Kembang Arum ini kini menjadi salah satu desa wisata di Sleman Yogya yang memiliki jumlah kunjungan wisata tertinggi di Yogyakarta. padahal dahulunya desa ini termasuk desa yang miskin. Namun, berkat keuletan warga yang dibantu oleh pemerintah, kini Desa Kembang Arum menjelma menjadi destinasi wisata Yogya yang dapat di unggulkan.

Awal mula ide pembuatan desa wisata ini berawal dari ide Pak Hery Kustriyatmo, sang pencetus ide Desa Wisata Kembang Arum. Ketika itu istri Pak Hery ingin mencari rumah, dari pencarian tersebut dilalui dengan berjalan-jalan sampai satu rumah yang ada di Kembang Arum.

Benar, yang namanya jodoh tidak lari kemana rumah yang dulunya milik salah satu warga desa tersebut dijadikan beliau menjadi Sanggar Lukis Prastita. Bermula dari sanggar ini Pak Hery menangkap potensi dari Desa Kembang Arum dan berkembanglah ide beliau untuk menjadikannya desa wisata.

Dari tangan kreatifitas dan kemauan yang tinggi Pak Hery sebagai inisiator mampu mengajak warga setempat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh desanya tersebut. Perlahan-lahan Pak Hery menelorkan idenya untuk mengembangkan Desa Kembang Arum menjadi desa wisata.

Pak Hery secara perlahan melakukan pendekatan kepada kelompok masyarakat Desa Kembang Arum (kumpulan sesepuh, bapak-bapak, ibu-ibu PKK, dan Karangtuna). Sambutan hangat serta apresiasi positif warga menjadikan semacam amunisi Pak Hery bersama teman-temannya untuk terus mengembangkan Desa Kembanga Arum menjadi desa wisata sekarang ini.

Dengan memanfaatkan tanah seluas 22 hektar yang terdiri dari tanah warga, kas desa dan milik sanggar Pratista, Pak Hery Kustriyatmo sebagai pengelola mampu menggerakkan ekonomi lokal dengan merespon potensi alam yang ditata dengan indah sehingga desa ini sudah didatangani sekitar 65.000 orang baik wisnu maupun wisman.

Pesona Edukasi & Alam Desa Wisata Kembang Arum

Ketika Anda berkunjung ke desa wisata ini, Anda akan disambut di pintu gapura desa dengan tulisan ‘Anda datang senang, pulang tambah pintar”. Itulah yang menjadi motto Desa Wisata Kembang Arum.

Selain itu, Anda juga akan disambut dengan perkebunan salak yang tertata rapi serta yang berada di pinggir jalan desa ini. Keindahan tidak berakhir pada perkebunan salak ini, sawah hijau pun terbentang luas, bahkan sungai dengan air jernih dan udara yang segar pun menyambut Anda

Desa Wisata Kembang Arum merupakan desa wisata yang di resmikan pada pertengahan tahun 2005 silam. Desa wisata asri ini menawarkan edukasi dan alam sebagai destinasi wisata bagi Anda yang ingin berkunjung. Program yang dirancang dan dibangun oleh desa wisata ini khususnya mengedepankan pendidikan bagi anak-anak.

Edukasi yang ditawarkan untuk anak-anak ini misalnya, dengan adanya sanggar lukis yang berada dekat dengan sungai dan taman sehingga menambah suasana sejuk di Desa Wisata Kembang Arum. Program unggulan di Desa Wisata Kembang Arum adalah kursus  melukis. Ya, di desa ini ada sanggar lukis, lulusannya sering menjuarai tingkat internasional.

Selain wisata edukasi yang di tawarkan, Desa Wisata Kembang Arum juga menawarkan sarana permainan tradisional seperti enggrang, engklek, dakon, gobak sodor ddan permainan lainnya yang dapat dimainkan di lokasi tersebut. Tentunya hal ini sangat diminati oleh anak-anak. Anak-anak juga penting untuk diajarkan melestarikan permainan tradisional ini.

Uniknya, sungai yang ada di desa ini juga dijadikan sebagai sarana permainan. Sungai tersebut bukan merupakan sungai yang kotor dan tidak terawat, namun, sungai tersebut bersih dan di jaga dengan baik oleh warganya. Terdapat pula kolam pemancingan ikan dan kolam renang alami yang juga merupakan arena bermain yang tidak kalah menarik.

Fasilitas Yang Di Tawarkan Desa Wisata Kembang Arum

Fasilitas yang ditawarkan oleh Desa Wisata Kembang Arum sangat menarik. Di desa eisata ini terdapat sebuah rumah yang dibangun khusus untuk para tamu dan penginapan. Rumah ini dibangun dari bambu, berlantai tanah, dan dihiasi dengan wayang dan lukisan-lukisan.

Di depan rumah tersebut terdapat berbagai barang unik, seperti patung bambu dan kursi meja bambu. Di rumah ini pengunjung dapat memperoleh kenyamanan karena nuansa sejuk dari pemandangan dan suara gemercik air yang menenangkan. Selain itu, bila malam hari tiba, suasana asri pedesaan akan semakin terasa karena Anda akan mendengarkan suara katak, kicauan burung dan kunang-kunang.

Pengunjung Desa Wisata Kembang Arum juga dapat memperoleh keterampilan melukis bahkan di fasilitasi kain kanvas, cat lukis, dan dilatih cara melukis yang benar. Hasil lukisan tersebut bahkan dapat dibawa pulang oleh Anda. Selain bisa melukis, Anda juga dapat belajar batik tulis. Batik tulis tersebut juga berhak untuk di bawa pulang oleh Anda.

Beragam fasilitas terus-menerus di tawarkan untuk Anda. Jika Anda lelah dan ingin beristirahat dengan nyaman, di desa wisata ini Anda akan memperoleh fasilitas pijat. Pijat ini pun dapat dilakukan di pinggir sungai sambil menikmati keindahan alam yang disajikan di desa tersebut.

Kuliner yang khas ditawarkan pula oleh Desa Wisata Kembang Arum ini. Terdapat Nasi Takir yang lezat dan Anda akan disuguhi Dewi Kembar. Dewi Kembar yaitu makanan khas yang terdiri dari ikan bakar saus salak dan dilengkapi dengan sambel salak, bahkan oseng-oseng salak. Ternyata, Desa Wisata Kembang Arum ini dijuluki Dewi Kembar karena dari makanan lezatnya tersebut.

Study Tour Desa Wisata Kembang Arum

Desa Wisata Kembang Arum Jogja
https://visitingjogja.com/8599/desa-wisata-kembang-arum/

Desa Wisata Kembang Arum sering menjadi juara 1 dalam perlombaan Desa Wisata. Hal ini semakin menambah keinginan Anda untuk berkunjung kesini kan? Ayo, bagi Anda yang berada di kota Yogya atau bahkan dari luar kota, Anda bisa mengunjungi desa asri ini bersama teman ataupun keluarga.

Bagi Anda yang ingin praktis dan tidak mau ribet saat melakukan perjalanan, Anda bisa memanfaatkan para guide yang menyediakan paket study tour ke Desa Wisata Kembang Arum ini. Jika Anda memang berniat untuk memakai jasa guide, Anda bisa langsung menghubungi kami.

Anda hanya tinggal menghubungi kami dan memberikan informasi mengenai berapa jumlah rombongan juga apa yang perlu dipersiapkan, kami bersedia untuk melayani dan memberikan yang terbaik untuk Anda.

 

 

Travelling Ke 13 Desa Wisata di Sleman

Desa Wisata Sleman

Desa Wisata di Sleman — Siapa yang tak kenal Kota Yogyakarta? Seantero Nusantara pastinya sudah tahu kota istimewa ini ya. Tentunya setiap musim liburan, Yogyakarta dipadati oleh wisatawan dari luar kota. Hal ini dikarenakan menariknya budaya, kuliner bahkan wisata yang ada di kota Yogya.

Desa Wisata Sleman
http://trexcotrex.blogspot.co.id/

Sudah tidak dapat dipungkiri bahwa kota Yogya memang menyimpan banyak sekali keindahan dengan beragam tempat wisata yang menakjubkan. Bahakan jumlahnya bisa disebut amat sangat banyak, karena di setiap kabupatennya seperti Gunungkidul, Kulon Progo, Bantul, Sleman bahkan termasuk pusat Kota Yogyakarta sendiri sudah terdapat beraneka ragam lokasi wisata.

Pemerintah dan warga Yogyakarta seakan-akan tidak pernah kehilangan idenya untuk mengembangkan wisata yang ada dikotanya. Setiap tahunnya warga Yogya selalu membuat inovasi terbaru baik itu kuliner, budaya bahkan wisatanya. Misalnya saja, di setiap kabupaten yang ada di Yogyakarta selalu dikembangkan desa-desa wisata.

Nah, berkunjung ke desa wisata mungkin bisa Anda masukkan ke dalam daftar saat berlibur ke Yogyakarta bersama keluarga. Dengan wilayah yang terbilang provinsi kecil, Yogya mampu memberikan banyak alternatif tempat kunjungan wisata. Ada puluhan desa yang oleh pemerintah ditetapkan sebagai desa wisata. Setiap desa memberikan keunggulan dan ciri khasnya masing-masing.

Anda tidak usah bingung ingin berkunjung kemana karena kali ini, kami akan mengajak Anda untuk mengenal desa-desa wisata yang terdapat di salah satu kabupaten di Yogyakarta. Tepatnya di Kabupaten Sleman.

Pesona Sleman, Pesona 13 Desa Wisata Yogyakarta

Pesona Sleman memang tidak kalah serunya dengan kabupaten lain di Yogyakarta. Meskipun jarang sekali ada wisata pantai, namun wisata Yogya yang ada di Kabupaten Sleman juga cukup banyak dan menarik. Dari berbagai tempat wisata tersebut terdapat beberapa kategori mulai dari wisata alam sampai desa wisata.

Berikut ini kami telah rangkum beberapa Desa Wisata Sleman dengan beberapa kategori sehingga Anda bisa lebih mudah menentukan ingin berkunjung kemana saja. Terdapat 13 Desa Wisata di Sleman. Dan inilah daftar Desa Wisata Sleman yang bisa kamu jadikan referensi liburan yang asik dan seru.

Desa Wisata Brayut

Desa pertama yang akan kami perkenalkan adalah DesaWisata Brayut. Desa yang terletak di Brayut, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta ini merupakan desa budya berbasis pertanian. Suasana desa yang masih alami membuat Anda akan merasakan sejuknya alam. Terlebih di desa ini terdapat arena outbound.

Berkunjung ke Desa Wisata Brayut, Anda akan merasakan langsung bagaimana menjadi orang desa lengkap dengan segala rutinitasnya seperti menanam padi, membajak sawah, menangkap ikan langsung di kolamnya, dan mandi di sungai yang jernih.  Selain bertani Anda juga bisa belajar membatik dan belajar memainkan gamelan.

Desa Wisata Kelor

Desa wisata ini terletak di Kelor, Bangun Kerto, Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa wisata ini memang sangat asri dan masih terjaga keindahan alamnya. Desa ini menyediakan area perkemahan dan berbagai wahana permainan yang seru, seperti permainan berbahan karet, jembatan buatan di atas kolam, hingga permainan flying fox.

Desa Wisata Kelor ini juga menawarkan rumah Joglo bagi Anda yang ingin tinggal di rumah Joglo. Seperti yang kita ketahui bahwa rumah Joglo adalah rumah khas tradisional orang Yogya, rumah adat ini terbuat dari kayu jati pilihan. Jika Anda berkunjung ke sini, Anda akan merasakan sensasi tinggal di rumah Joglo.

Desa Wisata Kembang Arum

Desa wisata selanjutnya yaitu Desa Wisata Kembang Arum. Desa wisata yang mengusung konsep desa wisata edukasi atau pendidikan ini terletak di Kembang Arum, Donokerto, Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Terdapat fasilitas kolam pemancingan ikan dan kolam renang alami khusus untuk Anda.

Selain itu, berkunjung ke desa ini sebaiknya Anda bawa keluarga terutama anak-anak, karena di Desa Wisata Kembang Arum disediakan pembelajaran seni, budaya dan lingkungan alam. Sehingga Mereka bisa belajar melukis dengan ditemani gemericik air sungai dan kicauan burung.

Desa Wisata Pentingsari

Desa wisata indah ini terletak di Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Berada di dekat Gunung Merapi, Desa Wisata Pentingsari ini menawarkan paket wisata bertani. Anda akan diajarkan bagaimana cara menanam padi, membajak sawah, bahkan diajarkan bagaimana menangkap ikan yang baik. Anda juga bisa menjelajahi desa dan mengarungi sungai yang membelah desa tersebut.

Desa Wisata Grogol

Desa Wisata Grogol terkenal karena seni dan budayanya. Berbagai kekayaan seni dan budaya yang dimiliki oleh Desa Grogol seperti, Ketoprak, Wayang kulit, Wayang orang, Karawitan, Kuda lumping, Cokekan, Keroncong, dan lain sebagainya.

Nah bagi Anda yang tertarik dan ingin belajar seni budaya tradisional setempat, ada beberapa sanggar yang akan kami rekomendasikan untuk Anda yakni coba singgahlah ke Sanggar Wijaya Kusuma, Sanggar Bujo Gati, Sanggar Sekar Rinonce dan Sanggar Ki Sarju. Desa Wisata Grogol yang terletak di Dusun Grogol, Margodadi, Sayegan, Sleman, Yogyakarta.

Desa Wisata Tanjung

Desa Wisata Tanjung terletak di Tanjung, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta ini menyajikan suasana tradisional Jawa yang sangat kental. Mulai dari perilaku masyarakatnya hingga benda-benda budaya.

Salah satu benda yang paling mencolok adalah bangunan Rumah Joglo yang konon telah berusia 200 tahun. Desa Wisata tanjung ini berada sekitar 5 km ke arah utara dari Monumen Jogja Kembali (MONJALI)

Desa Wisata Gabugan

Desa Wisata Gabugan yang indah ini terletak di Jalan Tempel Pakem, Gabugan, Jalan Turi, Donokerto, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Desa ini terkenal dengan salak pondohnya karena banyak perkebunan salak yang merupakan salaha satu ikon Kabupaten Sleman di bidang Agrobisnis.

Desa ini juga memiliki berbagai kesenian dan budaya yang masih dilestarikan sampai saat ini, diantaranya adalah Jathilan, Karawitan, Wayang kulit dan Ketoprak . kuliner di sanapun sangat khas yakni Salak Pondoh, Dodol Salak, Mengono, dan Jenang Salak.

Desa Wisata Trumpon

Anda penyuka buah salak? Jika benar, Desa wisata Trumpon ini tidak boleh Anda lewatkan saat sedang berada di Yogyakarta. desa ini terkenal dengan agrowisata salak pondoh. Pemandangan Gunung Merapi menambah suasana asri desa ini. Desa wisata yang terletak di Trumpon, Merdikorejo, Tempel, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Desa Wisata Pulesari

Desa yang terletak di Pulesari, Wonokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta ini menyediakan beragam obyek wisata untuk Anda seperti, mengunjungi goa bersejarah, tracking sungai, wisata kebun salak, memancing ikan, belajar mengenai seni dan budaya, bermain outbound, menyediakan home stay bahkan kuliner yang lezat untuk Anda.

Desa Wisata Ledoksambi

Desa Wisata Ledoksambi lokasinya berada di desa Pakembinangun, Pakem, Sleman, DIY. Pesona yang ditawarkan oleh Desa ini adalah wisata alam dan outbound yang seru dan menyenangkan. Beragam kegiatan mulai dari fun games sampai bajak sawah, dari naik perahu sampai melukis gerabah, semuanya dapat Anda nikati di desa wisata ini.

Desa Wisata Bokesan

Desa wisata ini sebagian besar penduduknya memanfaatkan air yang melimpah dari sungai opak dan juga tanah sebagai kolam ikan sebagai tanah persawahan. Lokasi Desa Wisata Bokesan berada di Sindumartani, Ngemplak, Turi, Sleman, Yogyakarta

Desa Wisata Gamplong

Desa wisata yang satu ini terkenal dengan wisata kerajinan tenunnya yang berada di Padukuhan Gamplong, Desa Sumber Rahayu, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Desa wisata yang terletak di sebelah barat Kota Yogyakarta ini juga cukup menarik untuk disinggahi oleh Anda, terlebih karena masih adanya industri kerajinan tenun tradisional dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).

Desa Wisata Sambi

Desa wisata terakhir yang kami rekomendasikan untuk Anda adalah Desa Wisata Sambi. Suasana desa yang nyaman dan tenang inilah alasannya. Desa Wisata Sambi menawarkan arena outbound yang berada di Ledok Sambi di dekat Kali Kuning.

Lokasi Desa Wisata Sambi ini terletak di Jalan Kaliurang KM 19.2, Dusun Sambi, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Demikian 13 Desa Wisata yang ada di Sleman yang patut Anda kunjungi keberadaannya. Jika Anda membutuhkan guide atau paket wisata tour Anda bisa menghubungi kami. Kami menyediakannya dan siap memberikan pelayanan yang terbaik untuk Anda.

 

 

Menghirup Udara Segar Di Berbagai Desa Wisata Jogja

Desa Wisata Jogja

Desa Wisata Jogja  — Berkunjung dan berlibur ke desa wisata bisa Anda masukkan kedalam daftar saat berlibur ke Yogyakarta bersama keluarga tercinta. Dengan wilayah yang terbilang kecil, Yogyakarta mampu memberikan banyak alternatif tempat kunjungan wisata terbaik.

Tugu Jogja
http://pertamakali.com/2016/07/tips-liburan-murah-di-jogja.html

Salah satu yang menjadi destinasi favorit saat ini adalah destinasi yang bisa memberikan pengalaman berbeda dari liburan ke tengah kota, yakni desa wisata. Terdapat puluhan desa yang pemerintah tetapkan sebagai desa wisata. Setiap desa memberikan keunggulan dan ciri khasnya masing-masing.

Kami akan mengenalkan kepada Anda, daftar berbagai desa wisata yang ada di Yogyakarta, diambil dari berbagai kabupaten yang ada seperti Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul, bahkan Kulon Progo,  rekomendasi liburan Anda bersama keluarga.

Desa Wisata Brayut

Desa pertama yang akan kami perkenalkan adalah DesaWisata Brayut. Desa yang terletak di Brayut, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta ini merupakan desa budya berbasis pertanian. Suasana desa yang masih alami membuat Anda akan merasakan sejuknya alam. Terlebih di desa ini terdapat arena outbound.

Berkunjung ke Desa Wisata Brayut, Anda akan merasakan langsung bagaimana menjadi orang desa lengkap dengan segala rutinitasnya seperti menanam padi, membajak sawah, menangkap ikan langsung di kolamnya, dan mandi di sungai yang jernih.  Selain bertani Anda juga bisa belajar membatik dan belajar memainkan gamelan.

Desa Wisata Kembang Arum

Desa wisata selanjutnya yaitu Desa Wisata Kembang Arum. Desa wisata yang mengusung konsep desa wisata edukasi atau pendidikan ini terletak di Kembang Arum, Donokerto, Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Terdapat fasilitas kolam pemancingan ikan dan kolam renang alami khusus untuk Anda.

Selain itu, berkunjung ke desa ini sebaiknya Anda bawa keluarga terutama anak-anak, karena di Desa Wisata Kembang Arum disediakan pembelajaran seni, budaya dan lingkungan alam. Sehingga Mereka bisa belajar melukis dengan ditemani gemericik air sungai dan kicauan burung.

Desa Wisata Kelor

Desa wisata ini terletak di Kelor, Bangun Kerto, Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa wisata ini memang sangat asri dan masih terjaga keindahan alamnya. Desa ini menyediakan area perkemahan dan berbagai wahana permainan yang seru, seperti permainan berbahan karet, jembatan buatan di atas kolam, hingga permainan flying fox.

Desa Wisata Kelor ini juga menawarkan rumah Joglo bagi Anda yang ingin tinggal di rumah Joglo. Seperti yang kita ketahui bahwa rumah Joglo adalah rumah khas tradisional orang Yogya, rumah adat ini terbuat dari kayu jati pilihan. Jika Anda berkunjung ke sini, Anda akan merasakan sensasi tinggal di rumah Joglo.

Desa Wisata Gilangharjo

Seteah tadi mengenal desa wisata yang ada di Kabupaten Sleman, kali ini kami akan mengenalkan destinasi desa wisata Gilangharjo yang berada di Gilangharjo, Pandak, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Di desa Gilangharjo, Anda bisa menikmati Outbond sambil belajar melukis topeng, wayang bahkan belajar membatik. Anda juga bisa menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisional seperti pertunjukan gamelan bertopeng, karawitan, Jedhog Lesung oleh para ibu setempat yang mendendangkan alunan nada dari kayu yang berusia lebih dari 100 tahun.

Desa Wisata Candran

Desa wisata di Bantul selanjutnya adalah Desa Wisata Candran. Desa ini terkenal sebagai kampung tani internasional, bahkan kita bisa ikut belajar bertani bersama dengan turis asing. Desa cantik ini terletak di Dusun Mandingan, Kebonagung, Imogiri, Bantul, Yogyakarta.

Uniknya Desa Wisata Candran ini mempunyai sebuah museum yang menyimpan berbagai peralatan tani tradisional seperti luku, garu, singkal, kejen, sambilan, lading dan caping serta berbagai peralatan pertanian tradisional lainnya.

Desa Wisata Kasongan

Siapa yang tak kenal dengan desa wisata satu ini. Terletak di pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Desa wisata ini sangat terkenal uniknya, karena konsep yang ditawarkan berbeda dengan desa lain. Desa Wisata Kasongan mengusung konsep pembuatan industri gerabah dan keramik.

Desa ini sangat mencintai seni rupa, jika Anda kemari Anda akan melihat deretan rumah-rumah galeri yang menawarkan barang-barang kerajinan dari gerabah serta dari bahan lainnya seperti guci, lampu hias, pot bunga, miniatur alat transfortasi (becak, sepeda, mobil).

Desa Wisata Nglanggeran

Beralih ke Kabupaten Gunungkidul, terdapat desa wisata cantik yakni Desa Wisata Nglanggeran yang terletak di Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul Yogyakarta. Desa wisata ini menawarkan program live in di rumah penduduk lokal. Desa wisata cantik ini memberikan kesempatan wisatawan untuk berinteraksi dengan penduduk setempat.

Desa Wisata dengan konsep Community Based Tourism ini pernah terpilih sebagai desa wisata terbaik oleh Asean Community Bases Tourism Award 2017. Anda bisa belajar budaya Desa Nglanggeran sperti, membatik topeng, membuat kerjinan dari janur, belajar tari tradisional Jathilan dan Reog, menanam padi di sawah dan lain sebagainya.

Desa Wisata Bejiharjo

Desa Wisata Bejiharjo terletak di Karangmojo, kabupaten Gunungkidul. Desa Wisata ini sangat kaya akan budaya, sejarah, edukasi bahkan wisata. Di desa ini terdapat situs Purbakala Sakoliman, warisan ilmu pengetahuan sejarah manusia purbakala. Ada pula sentra kerajinann blangkon, dan terdapat pula budaya yang sangat langka yaitu Wayang Beber.

Desa wisata ini sangat cantik, terdapat 12 Goal alam yang semuanya memiliki keunikan. Slah satunya Goa Pindul. Goa cantik ini di dalamnya terdapat stalastit terbesar, terbanyak, dan teraktif serta panorama dinding Goa yang menarik. Goa Pindul seringkali dijadikan destinasi wisata favorit para wisatawan.

Desa Wisata Kalibiru

Siapa sih yang tak kenal desa wisata ini? Desa ini seringkali dijadikan obyek wisata favorit yang ingin berfoto cantik, pasalnya desa ini menawarkan sebuah hamparan bukit yang sangat indah dengan hamparan hijau yang berdiri di atas bukit di atas waduk Sermo yang berada di perbukitan Menoreh Kulonprogo.

Desa wisata ini terletak Kalibiru, Hargowilis, Kokap, Kulonprogo. Saking menariknya obyek wisata cantik di Kalibiru ini terdapat Fotografer dan pemandu foto yang siap mengabadikan foto Anda di ketinggian bukit Kalibiru.

Desa Wisata Nglinggo

Desa Wisata Nglinggo terletak di Kelurahan Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo. Desa ini menawarkan berbagai pesona alam seperti, Kebun Teh, Hutan Pinus, Hingga Air Terjun. Tak hanya wisata alam. Nglinggo juga kaya dengan wisata budaya. Anda bisa belajar menari lengger, Jathilan, membuat topeng, hingga membatik.

Study Tour Desa Wisata Jogja

Desa Wisata Jogja
http://www.pojoksamber.com/trend-wisata-ke-desa-wisata-di-jogja/

Bagaimana Anda tertarik untuk mengunjungi desa wisata yang disebutkan diatas? Jika Anda tertarik Anda bisa mengunjungi desa wisata manapun yang ingin Anda kunjungi di temani oleh keluarga maupun kawan-kawan Anda.

Nah, bila Anda bingung dan ingin praktis saat melakukan perjalanan ke desa-desa wisata cantik ini, sebaiknya Anda menyewa jasa guide  yang menyediakan paket study tour.

Jika Anda memang berniat untuk memakai jasa guide, Anda bisa langsung menghubungi kami. Tentunya kami menyediakan fasilitas  yang lengkap berupa alat transportasi, penginapan, makanan dan guide yang akan mendampingi dan menceritakan perjalanan Anda. Kami siap melayani dan memberikan yang terbaik untuk Anda.

 

 

 

Tamansari Jogja; The Fragrant Garden of Yogyakarta

Tamansari Jogja

Tamansari — Jika Istana Bogor memiliki Kebun Raya Bogor sebagai tempat wisata yang dibanggakan. Yogyakarta memiliki Taman Sari yang merupakan Taman Wisata Keraton yang berdiri yang berdiri pada masa Sultan Hamengkubuwono I.

Tamansari Jogja
http://anekatempatwisata.com/wisata-jogja-istana-air-taman-sari/

Pada awal berdirinya yaitu tahun 1758 taman air Candi Sari memiliki luas 10 hektar dengan 57 bangunan yang berdiri di atasnya. Candisari berisi mulai dari bangunan Perumahan kolam pemandian jembatan gantung kanal air hingga danau buatan.

Taman Sari digunakan paling efektif pada tahun 17 65 sampai 1812.  Pada awalnya Tamansari sendiri membentang dari Barat Daya kompleks kedhaton sampai ke sisi Tenggara Komplek magangan.

Sayangnya jika anda berkunjung ke Taman Sari saat ini mungkin anda tidak akan mendapati bangunan Tamansari Seperti yang ceritakan di atas. Sebab bangunan Taman Sari yang masih ada saat ini tinggal yang terletak di bagian barat daya kompleks kedhaton.

Sejarah Berdirinya Taman Sari

Menurut cerita bangunan Tamansari berdiri di atas bekas keraton yang lama, atau yang disebut sebagai Pesanggrahan garjitawati. Didirikan oleh susuhunan Pakubuwono 2 sebagai tempat istirahat  kereta kuda yang akan pergi ke Imogiri.

Temanggung maron dipuro ditunjuk sebagai pimpinan proyek pembangunan Taman Sari. Sementara seluruh biaya proyek pembangunan ditanggung oleh Bupati Madiun, yaitu Temanggung Prawirosentiko beserta seluruh rakyatnya.

Karena pembiayaan pembangunan Taman Sari tersebut Madiun dibebaskan dari pembayaran pajak kepada Kesultanan Jogjakarta. Di tengah proyek pembangunan Taman Sari pimpinan proyek diambil alih oleh Pangeran Notokusumo.

Meskipun dibangun sebagai bentuk kebun kerajaan namun beberapa bangunan di Tamansari menunjukkan bahwa Taman Sari juga digunakan sebagai benteng pertahanan terakhir jika Istana Kesultanan diserang oleh musuh.

Dalam pembangunan Taman Sari juga disebutkan ada salah seorang arsitektur berkebangsaan Portugis yang turut membangun istana untuk menghormati istri-istri Sultan. Arsitek berkebangsaan Portugis itu kemudian dikenal sebagai Demang tegis.

Deskripsi Bangunan Taman Sari

Tamansari Jogjakarta
https://manusialembah.blogspot.co.id/2015/06/wisata-taman-sari-yogyakarta_16.html

Taman Sari sebagai kebun kerajaan memiliki empat bangunan. Setiap bangunan dari 4 bangunan utama tersebut memiliki fungsi dan ciri khas masing-masing.

* bagian satu

Bagian 1 merupakan bagian utama dari seluruh bangunan Tamansari. Dulu, bangunan  ini adalah bangunan paling eksotis di Tamansari.  Dengan keberadaan  danau buatan yang di sebut “Segaran”.

Ada sebuah  bangunan  yang berdiri di tengah danau buatan,  sementara  di bagian pinggir sekitar  danau terdapat taman dan kebun. Segaran sering di gunakan untuk ber sampan keluarga  keraton sambil memberi  makan ikan peliharaan keraton.

Sayangnya  kondisi danau Segaran saat ini sudah berganti menjadi pemukiman padat penduduk  yang disebut kampung Taman.  Sisa sisa bangunan dari danau Segaran yang masih bisa di temukan justru berada dalam kondisi sangat memprihatinkan.

Di tengah danau Segaran terdapat sebuah pulau buatan yang di sebut Pulau Kenongo.  Nama pulau Kenongo di dasarkan pada tumbuhan kenanga yang di tumbuh suburkan di Pulau Kenongo.

Sementara  bangunan yang di maksud  di paragraf  sebelumnya di sebut sebagai Gedhong Kenongo. Bangunan berlantai dua ini digunakan untuk melihat  kawasan Tamansari  hingga  ke area di luar benteng.

Sebaliknya  jika di lihat dari luar bangunan utama,  Gedhong  Kenongo  ini terlihat seperti  bangunan yang melayang  di atas air.  Alasan tersebut membuat  Tamansari  mendapatkan  gelar sebagai istana air atau water castle.

Di bagian selatan  Pulau Kenongo  terdapat  bangunan yang di sebut Tajug.  Bangunan ini berfungsi  sebagai  ventilasi udara untuk terowongan  di bawah air.  Terowongan  ini digunakan sebagai jalan masuk Pulau Kenongo selain menggunakan  sampan.

Selain pulau Kenongo  dan Gedhong  Kenongo,  ada juga pulau buatan lain yang juga memiliki bangunan di atasnya. Yaitu Pulo Cemethi sementara  bangunan  nya di sebut Pulo Panembung.  Konon Sultan sering  melakukan  meditasi di bangunan ini.

* bagian dua

Di bandingkan dengan peninggalan bangunan lainnya,  bangunan  Tamansari  bagian kedua ini merupakan  peninggalan  bangunan yang paling utuh.  Meskipun  yang tersisa  hanya bangunannya saja,  sementara  kebun dan tamannya sudah tidak tersisa.

Bangunan kedua ini  jugalah yang sekarang  ini menjadi  bangunan  utama yang dikunjungi  oleh wisatawan. Bangunan  Tamansari  bagian kedua ini juga memiliki banyak bagian seperti  bangunan bagian satu,  tepatnya  ada enam bagian yang meliputi.

Pertama,  ada Gedhong Gapura Hageng  yang  merupakan pintu gerbang utama taman raja-raja.  Gerbang ini terdapat di ujung barat bangunan  Tamansari.  Dulu,  bangunan  Tamansari  memanjang  dari Barat ke Timur.

Kedua,  Gedhong Lopak Lopak,  merupakan bangunan menari yang berdiri  di tengah halaman bersegi delapan.  Sekarang  bangunan  menara ini  sudah tidak ada,  hanya tersisa pot pot bunga besar dan pintu pintu  yang menghubungkan  gedung  gedung  di Tamansari.

Selanjutnya  yang ketiga adalah Umbul Pasiraman, untuk mencapai nya ada dua pintu gerbang yang menghubungkan. Tempat  ini di katakan menjadi tempat  mandi Sultan, Permaisuri,  para Istri,  serta putri  putri  Sultan.

Bagian kolam di hiasi dengan mata air berbentuk jamur,  dan di sekitarnya  terdapat pot pot bunga yang berukuran  besar. Jumlah kolam di Umbul  Pasiraman  ini tidak hanya satu melainkan ada tiga.

Ketiga,  yaitu  Gedhong  Sekawan,  di bagian timur bangunan utama terdapat halaman berbentuk  segi delapan.  Di setiap sudut nya ada bangunan gedung yang keseluruhan nya berjumlah empat,  gedung  gedung  tersebut  kemudian  di sebut sebagai  Gedhong Sekawan.

Keempat, di bagian timur halaman bersegi delapan,  terdapat  bangunan  yang menjadi simbol di bangunnya Tamansari  pada tahun 1684 menurut tanggalan Jawa . Di gedung  ini juga terdapat empat buah patung  ular naga,  sayangnya  saat ini hanya tersisa  dua saja. Bangunan ini disebut  Gedhong  Gapura  Panggung.

Kelima,  di bagian Tenggara dan Timur Gerbang  Gaphuro Panggung terdapat bangunan yang di sebut Gedhong  Temanten.  Bangunan ini dulunya digunakan sebagai pos keamanan  dan istirahat petugas penjaga.

* bagian ketiga

Berbeda  dengan bagian kedua yang di tinggal kan nyaris secara utuh.  Bangunan  bagian kedua justru di tinggalkan seolah tak berbekas.  Bagian ketiga mencakup kompleks Pesarean Dalem Ledok Sari dan Kompleks Kolam Garjitawati.

* bagian  keempat

Sama dengan bagian ketiga,  bagian keempat  ini bahkan tidak tersisa sama sekali.  Kecuali sisa jembatan  gantung dan dermaga.  Referensi  mengenai  bagian ketiga bisa di dapat dari rekonstruksi penyerangan Tamansari oleh musuh.

Study Tour ke Tamansari

Kompleks  Tamansari merupakan salah satu tempat wisata paling di minati di jogja.  Sejarah kedekatan hubungan  Tamansari  dengan keluarga keraton  menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan  lokal maupun nasional.

Banyak pintu gerbang  dan bangunan Tamansari  yang terpisahkan oleh pemukiman  penduduk menjadikan  banyak wisatawan  yang kemudian  berputar putar di sekitar  pemukiman  penduduk.

Mengatasi  hal tersebut,  Anda bisa menyewa jasa pemandu  wisata untuk berkunjung  ke Tamansari. Selain bisa membantu menjelaskan  mengenai fungsi  dari setiap bangunan,  pemandu wisata juga akan menunjukkan  lokasi bangunan Tamansari  yang masih ada.

 

 

Pantai Baron: Sensasi Masakan Seafood dan Mercusuar di Tepi Tebing

Pantai Baron Gunung Kidul

Pantai Baron — 40 kilometer  dari pusat kota Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten  Gunung Kidul, terdapat  satu pantai  yang membentuk  huruf U.  Di bagian kanan dan kiri pantai juga terdapat tebing karang yang berdiri gagah melawan hantaman ombak.

Pantai Baron
http://www.sewamobiljogja.info/pantai-baron

Untuk mencapai wisata pantai Baron, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda  motor.  Bahkan jika Anda datang bersama rombongan, Anda juga bisa menggunakan transportasi bus pariwisata.

Memasuki area parkir wisata Baron Anda akan langsung disambut dengan aneka restoran yang menyajikan makanan seafood. Baik yang sudah diolah maupun yang masih mentah.

Aroma dari aneka makanan Seafood yang disajikan akan benar-benar manjakan hidung Anda. Tidak ada salahnya jika kemudian Anda mencoba berbagai makanan Seafood yang disajikan sebelum bermain di pantai.

Setelah melewati deretan kios yang menjual aneka makanan Seafood baik yang sudah diolah mau punya masih mentah. Juga deretan kios yang menjual pernak pernik oleh-oleh khas dari Pantai Baron.

Anda akan mulai memasuki area pantai Dan disambut dengan deretan kapal yang tidak digunakan di tepi pantai. Area kapal yang tak terpakai ini biasanya menjadi salah satu tempat favorit untuk pengunjung berswafoto.

Seperti yang sudah disebutkan di atas bawah setelah melewati area kapal yang tidak terpakai Anda kemudian bisa melihat sisi kanan dan kiri pantai yang dihiasi dengan tebing tebing Karang.

Di puncak karang yang ada di sebelah kiri anda akan menemukan sebuah mercusuar berwarna putih. Untuk mencapainya Anda harus melewati anak-anak tangga di tepi tebing dan membayar sebesar Rp2.000.

Mercusuar ini juga merupakan salah satu tempat bersua foto yang paling diminati oleh pengunjung. Meskipun untuk mencapai mercusuar bukanlah jalan yang mudah karena harus mendaki anak-anak tangga.

Selain itu ketika anda sudah mencapai mercusuar ada juga masih harus menaiki anak anak tangga untuk sampai di puncak mercusuar. Jangan menyerah dulu karena setelah anda mendaki anak akan disajikan pemandangan yang sangat menarik.

Berdiri di puncak mercusuar dengan angin yang berhembus sepoi sepoi pemandangan pantai yang indah juga suara deburan ombak yang menenangkan. Sebuah sensasi yang sungguh perlu Anda rasakan jika berkunjung ke Pantai Baron.

Selain mercusuar, jalan menuju mercusuar juga merupakan tempat yang menarik untuk Anda mengambil gambar. Jalan yang akan kita lalui juga memiliki pemandangan yang indah dengan barisan rumput yang hijau dan pemandangan pantai dari atas bukit.

Jika tidak ingin terlalu lelah mendaki ke atas tebing Anda juga bisa berfoto dengan mercusuar dari area tepi pantai. Anda bisa sekolah berjalan di tepi pantai dengan latar belakang bangunan mercusuar di atas bukit.

Hal unik lainnya mengenai Pantai Baron adalah keberadaan sungai di bawah tanah. Meskipun sungai ini berada dekat dengan pantai namun air yang dimiliki sungai ini rasanya tetap tawar.

Nah jika anda tidak berani untuk bermain di pantai karena ombaknya yang cukup deras Anda bisa bermain di aliran sungai tawar. Jika anda datang bersama anak atau cedera Anda yang masih kecil sungai ini bisa menjadi alternatif Anda untuk bermain air.

Fasilitas di Pantai Baron

Pantai Baron Gunung Kidul
https://www.initempatwisata.com/wisata-indonesia/jogjakarta/pantai-baron-gunungkidul-kuliner-bahari-jogja-paling-menarik/3361/

Selanjutnya saya akan menceritakan mengenai Fasilitas apa saja yang tersedia di Pantai Baron. Seperti halnya wisata pantai yang lainnya yang pasti pantai barat memiliki fasilitas kamar mandi.

Jadi setelah bermain pasir atau bermain air di pantai Anda bisa langsung membersihkan diri di kamar mandi dengan membayar sebesar Rp2.000 hingga Rp5.000. Kamar mandi yang tersedia jumlahnya juga cukup banyak sehingga tidak perlu antri.

Jika Anda kemudian lupa untuk membawa baju ganti atau bahkan peralatan untuk membersihkan diri. Beberapa Kios di area parkir akan menyediakan kebutuhan Anda, mulai dari peralatan mandi hingga baju ganti.

Selain itu untuk Anda yang beragama Islam Pantai Baron juga menyediakan fasilitas mushola. Jadi Jika waktu berbayar anda sudah mendekati waktu untuk beribadah Anda bisa langsung melaksanakannya di mushola.

Seperti yang sudah di singgung diatas juga Pantai Baron memiliki fasilitas berupa kios-kios makanan Seafood yang sudah diolah.  Jadi kalau anda lapar setelah bermain anda bisa langsung saja berkunjung ke kedai makanan seafood.

Satu lagi fasilitas yang perlu ada di wisata pantai dan juga dimiliki oleh wisata Pantai Baron. Adalah timsar yang akan membantu jika ada korban yang tenggelam atau terhanyut di pantai.

Markas tim SAR di Pantai Baron terletak di tepi pantai dan bisa langsung memantau semua kegiatan yang dilakukan di pantai. Seluruh pekerja tim SAR di Pantai Baron juga sudah terlatih untuk menangani bencana yang mungkin terjadi seketika.

Selain itu taukah Anda dari mana nama Baron itu berasal?  Nama barang diambil dari salah satu tokoh ketoprak yaitu Baron sekeber. Iya adalah salah satu tokoh ketoprak berkebangsaan Belanda dan merupakan salah satu bangsawan Belanda.

Dikisahkan dalam ketoprak bahwa Baron skeber tersebut memiliki kesaktian sehingga mampu melawan kekuatan di Jogjakarta. Nah karena dulu di Pantai Baron ini menjadi salah satu tempat bersembunyi pasukan Belanda.

Maka tidak heran jika kemudian nama Baron skeber dihubung-hubungkan dengan pasukan Belanda yang bersembunyi di area Pantai Baron. Hal tersebut juga lah yang menjadikan Baron sebagai nama dari pantai ini.

Study Tour ke Pantai Baron

Beberapa kali berkunjung ke Pantai Baron saya selalu menemukan deretan bis bis pariwisata yang terparkir. Juga beberapa rombongan yang duduk di atas tikar di depan kedai kedai seafood.

Membuat saya mengambil kesimpulan bahwa Pantai Baron merupakan salah satu pantai favorit yang didatangi wisatawan ketika berkunjung ke Jogjakarta. Lalu bagaimana dengan Anda apakah tidak ingin berkunjung ke sini?

Setelah membaca artikel ini Apakah anda hanya akan mencari keindahan pantai barat melalui foto-foto yang tersebar di sosial media atau akan memutuskan untuk langsung menyusun jadwal untuk berwisata ke Pantai Baron.

Jika anda akan berkunjung ke Pantai Baron Anda juga bisa menyewa jasa pemandu wisata yang akan mengantarkan Anda dari pusat Jogjakarta langsung menuju ke Pantai Baron.

Terutama jika anda datang bersama rombongan tentu akan sangat memudahkan jika anda menyewa jasa study tour atau pemandu wisata. Selain akan menunjukkan jalan pemandu wisata juga akan membimbing Anda selama berada di Pantai Baron.

Kami tunggu ya foto-foto Indah Anda selama bermain di Pantai Baron Jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan dan melestarikan apa yang ada di Pantai Baron. Jangan sampai membuang sampah sembarangan maupun merusak fasilitas yang ada.

Karena Pantai Bara merupakan salah satu keindahan Indonesia yang patut kita jaga dan kita banggakan kepada dunia internasional. Tidak hanya Bali Yogyakarta juga bisa menjadi Surga Dunia jika anda merawat dan melestarikan nya.